Ya, soal makan-makan, berlanjut ke Minggu pagi. Sarapan yang asik. Kami duduk di roof top. Gunung Ciremai menjulang di barat.
Makan dan Makan Saat Safari Literasi Pantura

Dunia Kata, Dunia Imajinasi

Ya, soal makan-makan, berlanjut ke Minggu pagi. Sarapan yang asik. Kami duduk di roof top. Gunung Ciremai menjulang di barat.

Acara pelepasan Safari Literasi Pantura di Rumah Dunia, Sabtu 28 Oktober 2023. Acara ini dikemas sederhana penuh khidmat dibumbui sarapan bersama relawan Rumah Dunia

Setelah barang-barang Daniel selesai dimasukkan ke bagasi mobil, tinggal beberapa dus buku baru saya yang berjudul “I am A Survivor” diangkut. Sekitar 500 eksemplar saya bawa

Bagi saya pelepasan ini ada yang kurang. Biasanya Emak hadir mendoakan dan merestui setiap ada pelepasan seperti ini. Kini Emak tak ada lagi. 21 Juli 2022 berpulang.

aku terpaku dan bergetar ketika melihat 2 patung tokoh dunia – Nelson Mandela dan Mahatma Gandhi yang mengapit Sheikh Yusuf.

Aku dan teman-teman pertukaran mahasiswayang tinggal di rumah Ibu Masia pergi berkemah di Bukit Dunu Ceria, Gorontalo Utara.

Pengalaman pertama di luar negeri saat mengikuti pelatihan kepemimpinan adalah seperti memulai perjalanan baru yang penuh tantangan.

April-Mei 2024, aku memiliki rencana “membaca Eropa” bersama Tias Tatanka. Rencana itu kami persiapkan matang. Tapi, persoalan kesehatan kami berdua.

Kemarin nemu produk Dalmonde ini, yang semula kukira bakalan sama aja dengan roti isi lainnya. Tapi gais, ini tuh lembut dan menul-menul fresh.

Dua ransel kami simpan di loker stasiun New Delhi. Aku dan Tias hanya membawa pakaian yang melekat di badan saja. Kenapa harus begitu?

Aku juga melihat beberapa orang yang bolak-balik menyajikan minuman kepada semua pezikir yang jumlahnya 303 orang.

Seperti saat honeymoon ala backpacker bersama Tias Tatanka pada 2012 selama 50 hari perjalanan di 7 negara Asia, saya tulis di blog.

Malam ini, 14 Oktober 2023, Cafe Hanasta ramai dan memang seperti ini di jam-jam terakhir keberangktan kapal dari Pelabuhan Podor menuju Larantuka.

Sekitar 6 jam saya menunggu di Loby Hotel. Setelah melewatkan dua kali jam makan, selepas maghrib, rombongan Dr. Zaini Alif sampai di hotel

Saya ngegowes dari Singapura hingga Bangkok, 50 hari. Kadang rindu ngegowes alias bikepacker

Kebiasaan ini sudah dimulai sejak sebelum jadi Duta Baca Indonesia. Saya senang memakai sarung,, kemeja batik, dan ikat kepala.

Di angkasa, dalam kabin Garuda, saya tertidur. Perjalanan malam Aceh – Maluku Utara yang hening. Ketika bangun, dari jendela sebelah kanan saya, langit timur mulai memerah.