“TBM BBC berupaya membuat berbagai program yang menarik dan menyenangkan. Salah satunya kegiatan Sabtu Ceria, sebuah program bulanan yang selalu diadakan oleh TBM BBC. Untuk kali ini, kami berkolaborasi dengan Fino Badut agar memberikan pembelajaran yang berbeda dan lebih berwarna,” ungkap Dwi.

Dwi juga menyampaikan bahwa bentuk kegiatan terdiri dari mewarnai gambar dinosaurus, senam, sulap dan membaca buku.
“Tujuan utamanya ialah silaturahmi antar komunitas yang ada di Indonesia. Terutama TBM BBC, komunitas jadi PNS, PIK-R Babakan Madang, dan Fino Badut. Kami memberikan pemahaman pada anak-anak dengan membaca hidup lebih menyenangkan, sehingga literasi bisa meningkatkan kemampuan daya nalar anak dan mengenal lebih luas mengenai dunia,” tambah Dwi.

“Kegiatan Sabtu Ceria ini sangat seru, dan untuk pertama kalinya saya menjadi badut menghibur anak-anak. Hal yang paling berkesan tentu antusias anak-anak yang hadir jumlahnya mencapai 100 orang lebih.” lanjut Dwi.

“Harapan untuk anak-anak, semoga kedepannya bisa sukses dan mengangkat derajat orang tua. Selain itu, diharapkan bisa melanjutkan kegiatan positif yang ada di TBM. Karena sebaik-baiknya manusia ialah yang bermanfaat bagi orang lain,” harap Dwi.

Aldi Reihan, Inisiator Fino Badut menyampaikan bahwa kolaborasi itu sangat penting di dunia literasi. “Fino Badut bisa menjadi motivasi eksternal agar anak-anak memiliki ketertarikan untuk hadir di TBM. Setelah hadir, kami bersama-sama bermain dan belajar dengan konsep yang ceria,” kata Aldi.
“Kolaborasi itu menyatukan berbagai kekuatan untuk mencapai tujuan bersama, yaitu meningkatkan indeks literasi,” tambah Aldi. “Semoga kolaborasi ini terus berlanjut, sehingga dampaknya bisa lebih luas dan lebih besar.” Tutup Aldi.




