Tips Menulis: Tiga Tahapan Menulis

Ketika saya menulis novel serial Balada Si Roy, saya memulainya dengan mengamati sekeliling. Saya memulai riset saat kelas 1 SMA (1981). Saya menuliskannya pelan-pelan di buku harian. Nah, ikuti 3 tahapan menulis yang saya lewati, ya.

Ini dia proses menulis yang harus kita pahami. Ada 3 tahapan yang harus dilewati, yaitu:
1.Persiapan – riset lapangan (wawancara, observasi) dan riset pustaka. Dengan riset, kita menemukan setidaknya setting lokasi, menemukan ide beragam, dan tentu beragam karakter manusia dalam setiap pejumpaan.
2.Menulis – setelah kontemplasi, barulah menuliskannya. Mengaculah ke unsur intrinsik dan tema besar (soap opera convention) seperti cinta terlarang, konflik dua keluarga, yang miskin mencintai yang kaya, dan yang muda mencintai yang tua.
3.Revisi. Jangan sekali-kali menghalangi air bah kata-kata. Setelah selesai menuliskannya satu kalimat, jangan dibaca berulang-ulang, biarkan saja. Tulis, tulis, tulis hingga selesai. Setelah itu barulah merevisinya (swa sunting). Bisa memulai dari tanda baca, ejaan, dan secara memoles setting lokasi, dialog, konflik secara detail.

Silahkan mencoba!

Gol A Gong

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==