Firza melanjutkan, sejak dibuatkan logo tersebut ia kemudian mulai membuat akun instagram. Awalnya Firza berfikir review itu bisa luas, bisa soal review gadget, otomotif, kuliner, tempat wisata dan lain-lain. “Seiring berjalannya waktu ternyata yang bisa diproduksi tiap hari itu kuliner, akhirnya fokus di dunia tersebut,” kata Firza yang tinggal dan menetap di Komplek Hegar Alam, No 29, Serang-Banten.

Firza mengaku, hingga saat ini dia sudah melakukan banyak review kuliner di delapan kota dan kabupaten di Provinsi Banten. “Alhamdulillah semuanya sudah pernah direview bahkan sampai Lampung dan Jakarta. Ada juga di Kediri, Jogja, Malang dan Bandung saat sedang liburan,” ujarnya.
Firza masih ingat, pertama kali dapat honor dari hasil review kuliner, honornya hanya Rp.100.000,- di daerah Pandeglang. Seiring namanya semakin banyak dikenal orang, Firza mengaku sekarang sudah ada rate cardnya.

Tak semua jenis makanan bisa di-review Firza. “Kita kalau di rate cardnya itu selalu cantumin makanan harus halal dan baik. Jadi kalo ada non halal pasti kita tolak,” terang Firza.


