Traveling ala Backpacker Dua Negara, Thailand dan Kamboja

Oke. Rute pertama adalah cari tiet pesawat Jakarta – Bangkok yang sedang promo. Sebelum pandemi saya pernah mendapatkan tiket dengan harga di bawah Rp. 1 juta. Sekarang di kisaran Rp. 11,5 juta – Rp. 2 juta. Kalau ingin murah tapi agak lama, Jakarta ke Singapura, langung naik bus ke Kuala Lumpur, nyambung naik kereta atau bus ke Bangkok.

Saya pernah lewat darat – Singapura-Malaysia-Hat Yai-Bangkok, mmakan waktu 2 malam 3 hari. Tapi memang harus memiliki waktu banyak. Saya mencoba jalur pesawat Jakarta – Bangkok, penerbangan pukul 10:00 WIB. Tiba di Bangkok sekitar pukul 14:00 WIB, saran saya, menginap di penginapan sekitar stasiun kereta api Hua Lampong.

Ada waktu hinga pukul 23:00 untuk city tour. Saya menjelajah Bangkok dengan MRT dari Hua Lampong, menyusuri Chao Phraya River dan menikmati Wat Arun. Saya pernah tidak menginap di hotel, tapi begadang di stasiun bersama para homeless dan backpacker mancanegara yang traveling dengan anggaran yang terbatas.

Ruang tunggu stasiun kereta Ha Lampong, pukul 23:00 ditutup

Stasiun kereta Hua Lampong hingga pukul 23:00 WIB masih terbuka. Setelah itu, pintu gerbang digembok. Semua ngemper di luar stasiun. Saya terjaga hingga pukul 06:00, karena kereta menuju perbatasan Thailand – Aranyapratehet, pukul 06:00.

Para homeless, tidur di emperan stasiun Hua Lampong

Tentu bagi saya ini adalah riset lapangan. Saya pernah 3 bulan di Thailand pada 1990, hasilnya novel Bangkok Love Story. Novel ini diminati Fajar Nugros. Semoga film Balada Si Roy bo office September-Oktober 2022 nanti, sehingga Bangkok Love Story ada peluang diflmkan.

Kenapa saya menyarankan menginap di sekitar stasiun kereta Hua Lampong? Karena loket kereta dari Bangkok ke Aranyaphratet, perbatasan Thailand-Kamboja pukul 05:00 sudah dibuka. Antre. Para backpacker mancangera membludak, karena ingin melihat Angkor Wat. Pukul 05:45 kereta berangkat.

Keretanya buatan INKA Indonesia. Perjalanan 6 jam mirip Senen Jakarta ke Tugu Yogyakarta. Hanya saja di Thailand lebih tertib. . Sangat memenangkan. Biasanya kalau tidak ada rintangan, tiba di Aranyaphratet, sekitar pukul 12:30.

Nanti akan banyak calo menawarkan transportasi mobil, motor, atau angkutan kota ke check point. Layani saja dengan senyuman. Jangan gusar akan diperas. Tidak. Mereka baik-baik dan tawaran arganya juga masuk akal. Berbaik-baik saja di negeri orang, ya.

Nah, nanti bersambung, ya. Saat saya menyeberang ke Poipet, kota pertama di perbatasan Kamboja.

Cukup mencengangkan, karena kota perbatasan Thailand-Kamboja ini dicengkram banyak casino. Judi dimana-mana. Lebih aman, langsung saja bergabung naik taksi US$ 10/orang ke Siem Reap, kota dimana Angkor Wat berada. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==