Sebagai penawar rasa bersalah, hubby suka menjanjikan suatu saat nanti kami akan jalan berdua. Beliau sampai merencanakan Europe Traveling tahun ini, tapi sepertinya rencana itu harus dibatalkan, atau setidaknya diundur dulu. Selain karena bekal uang belum cukup, aku ingin hubby fokus ke pemulihan setelah operasi fistula ani tahun lalu. Aku ingin kondisinya benar-benar fit untuk perjalanan jauh dan makan waktu beberapa minggu.

Setelah sering mendengar keinginannya mengajakku bepergian, aku sendiri yang minta pergi berdua dan naik kereta. Alhamdulillah ada kesempatan awal tahun ini. And here we go!

Sebenarnya hubby bukan tidak pernah mengajakku traveling, baik sekeluarga maupun berdua. Kami bahkan pernah bepergian berdua berminggu-minggu di tahun 2012. Beberapa kali lainnya berhari-hari di tahun-tahun sesudahnya. Seluruh perjalanan itu menyisakan pelajaran bagi kami, terutama buatku. Aku jadi lebih mengenal sosok hubby di luar rumah, saat bertemu orang, atau ketika menyelesaikan masalah.



