Pada Jum’at 12 Mei, Efi dan Prapto berkunjung ke rumah. Kami bernostalgia saat SMA. Efi pensiunan manajer perusaaan kimia di Cilegon dan Prapto pensiunan dari Krakatau Steel. Saya? Belum pensiun.

“Saya mau ke Bromo, naik Vespa,” Efi nyeletuk. Dan itu dibuktikan.
Efi berangkat Selasa malam 16 Mei 2023. Sampai di Bromo Jum’at malam. “Saya tidur di di pom bensin Indramayu, pom bensin Muri Tegal, sama pom bensin Ngawi. Dana untuk bensin dan makan sekitar delapan ratus ribu rupiah,” kisah Efi lewat pesan WA.

Setelah kami mengambil jalan masing-masing, Efi masih bertualang. Tapi tidak lagi hitchhiking. Sekarang ke mana-mana naik Vespa tua tahun 90-an. Sumatra, Kalimantan, Bali, dan NTB pernah dijelajahinya. Tidur di sembarang temat, kadangkala di komunitas-komunitas Vespa.

“Persaudaraan sesama pengendara Vespa sangat hebat. Saya tidak kuatir selama dalam perjalanan,” cerita Efi. Pernah pecah ban atau mesin rusak, saudara sesama komunitas Vespa langsung menolong.

Saya sangat cemburu melihat Efi bertualang naik Vespa, Tudi Kudaiar touring dengan CB 150 di Kaimantan. Juga John Salim dengan motor Suzuki keliling dunia.

Dari dulu ingin sekali riding menyusuri Indonesia. Saat muda, 1990, pernah gowes sepeda Singapura-Bangkok selama 2 bulan. Sekarang saja sedang merencanakan riding dengan Honda ADV. Tapi apa daya, di usia 60 tahun ini harus sadar diri.
Gol A Gong



