Aku akhhirnya mengiyakan. Kebetulan kami berniat mengaktifkan kembali Gong Traveling, agen perjalanan kecil-kecilan yang menjadi salah satu rezeki untuk Rumah Dunia.

Kami berunding itinerary, bajet, dan segala sesuatu. Ketika kami yakin insyaallah dana cukup, anak-anak kami beritahu. Tentu saja mereka kaget. Di saat mereka membutuhkan biaya kuliah dan hidup di kosan, emak bapaknya malah traveling.

Mana itinerary yang tadinya cuma ke Singapura melebar ke Malaka, lalu tambah satu kota lagi. “Sekalian, Mamah kan belum pernah ke sana. Papah ingin mengajak Mamah jalan berdua.” Alasan hubby memang mujarab. Aku iyakan meskipun tahu benar perjalanan kali ini masih berbiaya rendah. Artinya aku tidak bisa belanja banyak. Bahkan mungkin tidak ada acara belanja. Oke, aku mengerti.

Dan sore ini aku sudah di sini, di tanah orang, bersiap berbuka bersama muslimah Singapura. Aku sempatkan membantu membagikan makanan dan minuman botol.
Masya Allah, tabarakallah, allahumma baarik ‘alaih 🤲

