UIN Banten Adakan Kukerta Internasional di Thailand

Menurut Agus, pada Kukerta tahun 2022 ini ada tiga cluster; pertama Kukerta Konvensional yang dilaksanakan di Kabupaten Serang dan Kabupaten Lebak-Banten. Kukerta Konvensional ini kurang lebih diikuti oleh 2.354 mahasiswa pada Juli-Agustus kemarin. Kedua, Kukerta Nusantara di Papua, mengirimkan 4 mahasiswa Kukerta pada 18 Juli-26 Aguatus.

“Dan yang terakhir yang akan dilakukan, Kukerta Kolaborasi Internasional di Thailand. Rencananya pada tanggal 12 November-15 Desember 2022. Kuotanya hanya untuk 4 orang. Kenapa hanya 4 orang karena keterbatasan anggaran. Tapi, sudah ada masukan dari Rektor untuk nanti menambah jumlah peserta Kukerta Internasional,” kata Agus saat ditemui di ruang kerjanya di Kampus 1 UIN SMH Banten, Jumat (23/9/2022).

Masih dikatakan Agus, untuk pemilihan peserta Kukerta Nusantara dan Kukerta Internasional melalui proses seleksi, karena banyaknya peminat yang mendaftar. Proses seleksi Kukerta Internasional diantara persyaratannya mahasiswa harus menguasai Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. “Di Thailand sendiri menggunakan bahasa Tagalog. Kalau proses seleksinya sangat selektif dan kami melakukan seleksi ini sangat transparan,” paparnya.

Untuk Kukerta Internasional, Agus melanjutkan nanti mahasiswa akan ditempatkan di satu daerah Krabi Thailand, di tempat Boarding School. “Kami bekerja sama dengan asosiasi pendidikan di sana. Tugas mahasiswa Kukerta nanti, seperti biasa, kalau di pendidikan mereka mengajar, memberikan pelatihan-pelatihan, kalau kaitannya dengan keagamaan berarti mereka mengajar mengaji, menjadi imam solat bagi laki-laki,” ujarnya.

Pelaksanaan Kukerta Nasional disampaikan Agus sudah berjalan sebelum pandemi kemarin. “Sebelum pandemi sudah ada yang ke Papua. Tapi dua tahun saat pandemi itu kita kan tidak melaksanakan. Dan baru tahun ini diadakan kembali. Kalau Kukerta Internasional insya Allah baru tahun ini,” jelasnya.

Agus berharap dari Kukerta Internasional ini, UIN SMH Banten bisa berpartisipasi pada kegiatan pengabdian dalam skala internasional. “Yang pertama, nama lembaga dikenal, baik yang skala nasional, nanti di skala internasional khususnya di Negara Thailand. Selanjutnya ini juga pengalaman berharga bagi mahasiswa, bagi dosen pembimbing lapangan yang akan langsung berinteraksi dengan iklim budaya, pendidikan, suasana keagamaan di Krabi Thailand, terus menambah jejaring. Ke sana kita tidak sekadar pengabdian, tetapi nanti langsung ada MoU. Dan ditindaklanjuti dengan kegiatan Kukerta ini,” terang Agus.

Agus menaruh harapan, bagi mahasiswa yang nanti mengikuti Kukerta Internasional akan terbuka wawasanya, berpikir lebih global dan memiliki semangat untuk berkompetisi di tingkat global. “Dan mudah-mudahan bisa termotivasi melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, tidak hanya di dalam negeri, kalau bisa ke luar negeri,” pungkasnya. *

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==