Setelah sebulan ini berkecamuk amarah melihat para drakula itu menghisap darah rakyat, karena ketidakberdayaan dan keputusasaan, akhirnya aku memutuskan kembali berpikir untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi diri ini yang hina dan papa.

Barangkali dengan cara ini bisa mengobati rasa sakit hatiku akibat perbuatan mereka yang serakah merampoki kekayaan negeri. Aku hanya bisa berdo’a, semoga semuanya diselesaikan Tuhan dan keadilan datang ke negeri ini.
Memang, seperti sedang menunggu keajaiban dari Tuhan, tempat segala kita berharap.


