Di usia yang sudah tidak muda lagi, sarapan sehat itu seperti apa? Biasanya saya terbiasa sarapan kelas berat; sarapan nasi uduk jika sedang di kampung halaman. Kalau sedang bertugas sebagai Duta Baca Indonesia, apa yang disediakan di hotel, saya libas semua. Menurut beberapa sumber, terutama sarapan yang sehat itu harus mengandung berbagai nutrisi penting, seperti karbohidrat, protein, dan serat. Berikut beberapa tips untuk memilih makanan sarapan yang sehat:
- Pilih sumber karbohidrat kompleks: Karbohidrat kompleks seperti roti gandum, oatmeal, atau sereal tinggi serat dapat memberikan energi yang tahan lama. Hingga Novmber 2024 ini sarapan saya jus sekitar pukul 07.00 WIB. Sejam kemudian nasi goreng.
- Sertakan protein: Protein seperti telur, yogurt, atau kacang-kacangan dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama. Iya, telur dadar plus kornet, itu kesukaan saya.
- Masukkan buah dan sayuran: Buah segar atau sayuran dapat memberikan vitamin dan mineral.
- Hindari gula tambahan: Pilih makanan tanpa tambahan gula, seperti oatmeal polos atau yogurt tanpa pemanis.
- Sertakan lemak sehat: Lemak sehat dapat berasal dari alpukat, kacang, atau biji chia.
- Perhatikan porsi: Sesuaikan porsi dengan kebutuhan kalori harian agar tidak berlebihan.
- Minum air putih: Jangan lupa untuk minum air putih.

Selesai sarapan, problem saya itu mulut asem. Saya tidak merokok, biasanya kalau di hotel cake dan kopi pabrik. Sekarang tidak bisa. Saya harus mengonsumsi kopi tanpa banyak gula untuk memulai hari. Segelas kopi panas mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan kemampuan kognitif otak. Jadi kopi tanpa gula. Sehari 2 cangkir; pagi dan sore.
Tim GoKreaf/Dari berbagai sumber.


