Selama proses kegiatan ini, selain saya mendapatkan ilmu dan pengalaman baru, saya bisa mengatakan bahwa berkegiatan, atau bekerja sama dengan pusat lebih asyik dibanding berkegiatan dengan dinas, atau instansi di daerah. Itu yang saya rasakan.

Pengalaman saya bekerjasama kegiatan dengan dinas atau instansi di daerah berakhir tidak membahagiakan. Biasanya, tidak membahagiakan itu lahir dari urusan teknis dan administrasi. Ada perubahan dari kesepakatan di awal. Hal lain biasanya urusan administrasi. Saya, harus menandatangani data yang menerangkan jumlah nominal yang tidak sesuai dengan apa yang saya terima.


Urusan administrasi ini sering terjadi. Ada yang memakai istilah cashback. Ada yang memohon bahwa dana yang dikeluarkan itu belum ada potongan untuk staf, atau apalah. Pokoknya, dana harus dipotong.
Karena urusan potong memotong itulah, saya biasanya menolak. Dan, akhirnya memang kerja sama itu tidak berjalan seterusnya. Tetapi, ya sudahlah. Saya berpikir bahwa rezeki masih ada di tempat yang lain.

Tapi, jika saya berkolaborasi dengan pusat, dengan kementerian. Ini pengalaman saya. Tiga tahun yang lalu Rumah Dunia mendapatkan bantuan. Mereka tidak banyak neko-neko. Tidak harus ini dan itu. Tidak ada potongan. Pokoknya yang tertera di juknis, ya, itu yang saya terima dan harus saya laporkan.



