Antara Jam Gadang Bukittingi dan Menara Masjid Banten Lama

Aku pernah sendirian ke sini, juga bersama keluarga. Pernah tidur di Novotel, di hotel sebelah Novotel, juga kegemarannku – paling sering, di Hotel Yogya (pasar bawah). Ketika bersama keluarga pada 2017, jam Gadang sedang direnovasi. Kami tidur di Hotel Yogya – saat itu sedang tur Gempa Literasi Sumatra, komplet berenam.

Setiap menatap jam Gadang, aku beripikir tentang kotaku. Sesuatu yang ikonik di pusat kota Serang Banten, yang bisa jadi pegingat para pelancong begitu tiba di rumah. Kadang aku berpikr memindahkan atau menduplikasi menara masjid Banten Lama ke tengah alun-alun kota Serang,

Alun-alun kota Serang, bagiku, sebuah tempat yang sia-sia, tidak menjadi etakase sebuah kota. Tak ada yang bisa dibanggakan dari alun-alun kota Serang. Aalagi jika melihat monumen perjuangan Banten di tengahnya. Satu patung permisi ke toilet, tapi tak pernah kembali. Sebaiknya dirobohkan saja, ganti dengan menara masjid Banten Lama yang lebih ikonik.

Monumen Perjuangan Rakyat Banten di tengah aun-alun kota Serang, nanti akan ada di opning film Balada Si Roy. Adegannya tokoh Roy yang diperankan oleh Abidzar Al-ghifari berangkat ke sekolah di SMAN Serang, bersama anjing herder warisan ayahnya, melintasi alun-alun kota.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==