Bang Kumis: Saya Lulusan SD Bisa Jadi YouTuber dan Menguliahkan Anak di Kesehatan

Setelahnya sampai di Kantor Hukum Agus Munir & Rekan pukul 20.00 WIB, 30 menit kemudian datang seorang bapak-bapak berkumis tebal memakai topi adidas kemeja hitam dan celana hitam panjang. Tangannya memegang senjata andalanya yang berisi Handphone Vivo Y19, tripod, microphone dan senter lighting. “Di Pandeglang, cuma saya yang punya senjata ini,” ucapnya sembari terkekeh-kekeh. Saat itulah Mang Sejo tertarik untuk mewawancarai Bang Kumis atau nama aslinya Bang Imam Satori.

Dimulai Sejak Kapan Bang Kumis Menjadi Seorang YouTuber?

Bang Kumis menceritakan awal memulai mengupload video ke media sosial pada tahun 2018. Saat itu sedang terjadi peristiwa tsunami selat sunda Pandeglang. Facebook menjadi perlabuhan pertama untuk video yang diunggahnya dengan pembawaan ala jurnalisme warga. Dari peristiwa itu, ada seseorang yang berkomentar di facebook menyarankan Bang Kumis untuk mengunggah videonya di YouTube.

“Padahal, video yang Bang Kumis share itu amatiran sekali, tanpa proses editing. Karena mungkin isi videonya mengandung fakta jurnalistik, akhirnya banyak orang yang suka kepada video Bang Kumis,” cerita Bang Kumis sembari mengepulkan asap rokok.

Sebelumnya, Apakah Bang Kumis Mempunyai Latar Belakang Sebagai Jurnalis?

Bang Kumis menjelaskan bahwa, dirinya hanya lulusan tingkat Sekolah Dasar (SD), artinya nol pengalaman soal jurnalistik. Disaat terjadi peristiwa tsunami ia mengabdikan dirinya sebagai relawan independen,

“Rumah saya di Teluk Labuan terdampak tsunami, saat kejadian, belum ada bantuan dari pihak manapun. Karena saya punya rumah makan, akhirnya saya membuat posko sendiri dan mengratiskan makanan dalam kurun waktu sepuluh hari dengan cara prasmanan. selain itu, pegawai di rumah makan saya, tetap saya gaji, dan saya berikan tunjangan bonus, karena mereka menjadi relawan,” ungkap Bang Kumis dengan mata berkaca-kaca mengingat kejadian peristiwa yang pilu itu.

“Saat itu, saya hanya bermodalkan handphone untuk memberikan informasi akurat kepada publik, agar segera datang bantuan yang masyarakat butuhkan. Dari video-video yang saya unggah di facebook, ternyata pihak televisi membutuhkan video dokumentasi yang terjadi di lapangan.”

Tema Video YouTube yang Dibuat Seperti Apa?

Dirinya sama sekali tidak berniat dan kepengin menjadi seorang YouTuber. Karena dahulunya Bang Kumis ini adalah orang yang kritis, suka bertanya tentang lingkungan, kemiskinan, artinya, bahwa video yang dibuat oleh Bang Kumis, tema-nya tentang peristiwa “apa saja” yang terjadi di Provinsi Banten.

“Alhamdulillah, sejak tahun 2018 hingga saat ini, dari penghasilan YouTube, saya dan keluarga bisa diberikan kecukupan rezeki. Dua anak saya sekolah di kesehatan, yang satu, sudah kerja di RSUD Berkah Pandeglang, yang satu lagi masih kuliah di STIKES Faletehan. Dan uang adsense dari YouTubenya itu dipegang anak pertama saya, dia yang pegang rekeningnya, apapun penghasilan Bang Kumis dari YouTube, hanya anak yang tahu,” Jawab Bang Kumis dengan tegas.

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==