Pada kesempatan tersebut peserta LDKS mendapatkan 2 materi pelatihan. Pertama materi pelatihan dari wakabid kesiswaan Heru Hermawan, S.Pd yang membeberkan wawasan mengenai organisasi dan permasalahannya. Kunci solidnya sebuah organisasi menurut Heru adalah sehatnya komunikasi antar anggota organisasi. “Inti komunikasi adalah kejelasan informasi, ingat dalam menyampaikan informasi itu harus BAL (benar, akurat, dan lengkap), begitu yang bapak ingat dari ceramah Aa Gym. Terjadinya kesalahpahaman dalam komunikasi ya karena tidak BAL itu tadi.” Pesan Heru kepada para peserta.

Sementara materi kedua adalah mengenai training motivasi dan cara pembuatan proposal kegiatan yang dipaparkan oleh Devi Septi Parmikasari, SE Kabag Tata Usaha. Devi memotivasi siswa untuk mau mengulik kecendrungan atau hobi yang dimiliki masing-masing individu. “Di era keterbukaan informasi yang begitu deras, kita bisa meningkatkan hobi dan kecendrungan kita dengan mudah. Mau mempelajari apapun kini relatif mudah. Ribuan tutorial tersedia di internet dalam hal ini YouTube, tinggal kalian mau ngulik atau enggak. . .” Tutur Devi.

Pada kesempatan LDKS ini, peserta juga banyak diajak main game interaktif yang melibatkan kecerdasan kinestetik, juga ada hadiah atau doorprize yang membuat mereka kian antusias.
Siti Esa dari jurusan Kimia Industri mengaku gembira bisa mengikuti LDKS. “Menyenangkan, seru, banyak pengalaman, melatih konsentrasi dan kekompakan juga. Saya bangga ikut kegiatan OSIS di sekolah ini.”

Senada dengan M. Tegar, iapun mengaku senang terlibat dalam kegiatan OSIS. “Seru, nambah ilmu, melatih mental, ada doorprize pula, sayang saya nggak dapat.” Ujarnya sambil tertawa.

Dwi Setianingsih, ST,. selaku pembina OSIS berharap kegiatan ini turut membantu siswa menjadi kreatif, inovatif, dan yang terpenting punya karakter baik, sebagaimana tema LDKS kali ini. *



