
Buku semuanya sudah dijamah, dan sebagian dipinjamkan ke teman kursus. Pada akhirnya, saya memiliki ketertarikan untuk membeli buku baik novel maupun ilmiah yang ada di Kampung Inggris, Pare Kediri.

Saya membawa sepeda, berkeliling Kampung Inggris. Setiap ada toko buku, saya selalu berhenti. Melihat-lihat koleksi yang dijual. Dan sialnya, setiap buku yang saya temui di enam toko yang berbeda, mereka semua menjual buku-buku bajakan.

Saya tidak bertanya mengapa mereka menjual buku bajakan di Kampung Inggris Pare ini. Yang jelas, buku novel, dan ilmiah semuanya dibajak tanpa terkecuali. Tentu saja, bagi mereka sangat menguntungkan. Namun, untuk para penerbit atau bahkan penulis itu sangat merugikan.

Dan perlu Anda ketahui bahwa buku grammar, tenses, dan lain sebagainya yang digunakan oleh siswa kursus, mereka semua menggunakan buku bajakan. Semoga ilmu mereka berkah. Aamiin.*


