Di masa sekarang, ketiga negara itu seperti membalas budi dengan dana-dana hibah, termasuk beasiswa pedidikan bagi SDM Indonesia. Di Belanda, menurut data Mbah Google, yang punya darah keturunan Indonesia jumlahnya 6 persen dari populasi masyarakat Belanda. Ada warga Jawa Suriname dan juga keturunan dari Maluku. Ditaksir-taksir sekitar 15 ribu WNI dan 1,7 juta diaspora keturunan Indonesia di Belanda.

Sedangkan di Jepang, melansir Wikipedia, jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jepang totalnya sebanyak 149.101 berdasarkan data pemerintah Jepang bulan Desember 2023. Menurut Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia , lebih dari 6 juta orang diaspora Indonesia tinggal di luar negeri pada tahun 2023 yang mencakup eks WNI, WNA yang merupakan anak WNI, dan anak eks WNI, pekerja ilegal dan tidak berdokumen.
Portugal? Juli 2024 ini akan ada friendly match dengan timnas sepakbola Portugal? Ronaldo dulu pernah datang saat Tsunami Aceh, 2005. Anak kecil bernama Martinus yang terombang-ambing di laur mengenakan kaos bernomor punggung 7 dengan namanya, menarik perhatiannya untuk datang ke Aceh. Semoga sekarang atas nama masa lalu, Ronaldo datang lagi ke Indonesia untuk menularkan skill sepakbolnanya.

Dengan iklim politik terbuka yang sehat di era Jokowi sebagai Presiden Indonesia dan PSSI dipegang Erick Thohir yang berwawasan global, para pemain sepakbola keturunan Indonesia di Belanda terpacu ingin pulang ke tanah leluhur mereka. Mereka ingin agar sepakbola di Indonesia dengan populasi 270 juta jiwa diperhitungkn. Sekarang sudah masuk ke rounde ketiga Piala Dunia 2026!

Ini hampir sama dengan dunia hiburan yang lebih terbuka sejak dulu. Silakan dianalisis. Di film-film kita (TV dan bioskop), wajah-wajah Indo keturunan Eropa, Tiongkok, India, dan Arab sangat mendominasi. Tapi yang lokal tahu diri dan mengambl posisi aman sebagai “side kick” (penghibur). Sule atau Tukul tentu tidak akan marah-marah mengutuki situasi ini, api mereka menggali potensi sendiri di komedi.

Mestinya di sepakbola juga begitu. Posisi apa yang kira-kira persaingannya dengan pemain keturunan? Rizky Ridho siap berkompetisi. Ernando di gawang juga. Asnawi, Marceino, Witan, Eggy MW. Jadikan mereka sebagai benchmark (penolokukuran).

Dunia sepakbola kita akan bergejolak, bergelora, dan menuju naik kelas ke elit Asia. Jika Ketua Umum PSSI-nya tidak memiliki wawasan global, maka yang terjadi akan chaos. “Aku harus melebihi Marcelino! Aku harus lebih kuat dari Rizky Ridho! Aku harus lebih kokoh dari Ernnado!” begitu semestinya anak-anak muda Indonesia mengejar mimpinya.

Darius sang entertainer Indonesia sudah memberi contoh hebat ketika putranya – Diego – tidak lolos ke timnas Indonesia U-16 untuk Piala AFF U-16 2024! Jika mental sehat seperti Darius menggejala di negeri ini, saya rasa lapangan hijau kita akan diisi pesepakbola yang keren. Pertahankan terus Erick Tohir dan siapkan penggantinya. Orang-orang yang kepergok main api dan penuh racun, jika terbukti ada pidana: penjarakan!

Dan tentu 3 negara itu – Belanda, Portugis, dan Jepang, pada mereka kita minta bantuan dalam hal SDM-nya, mulai dari kepelatihan, wasit, wawasan ekosistem dan skill sepakbolanya. Transformasi knowledge secara marathon, hingga 2045!

Jangan ragu pula meminta jagoan-jagan mereka untuk coaching clinic, friendly match (Portugal siap datang, ya?). Klb-klub raksasa mereka secara rutin bergantian datang untuk friendly match!
Hidup Sepakbola kita!
Indonesa
Gol A Gong
*) Foto-foto sumber internet


