Menampilkan: 1 - 17 dari 129 HASIL

Tentang Ijazah Jokowi, Megawati, dan PDI-P

Nah, setelah pesta demokrasi usai, ternyata ada yang merasa belum selesai: ijazah Jokowi! Ketika semua orang ribut soal ijazah Jokowi palsu bahkan Roy Suryo begitu gigih membuktikannya, kenapa tidak juga ke Megawati dan PDI-P yang mengusungnya sejak awal? Tidak mungkin kan Megawati, Hasto, Adrian, dan PDI-P tidak mengetahui ini? Kenapa hanya Jokowi pribadi yang disalahkan? Konspirasi?

Siapa Suruh Jadi Sastrawan

Saya menyaksikan langsung dari Sabang sampai Merauke, bagaimana sesama penulis (saya tidak menyebut sastrawan) saling nyinyir, saling menjatuhkan, saling hina, kadang perilakunya seperti preman. Ternyata buku yang dibaca tidak menjadikannya jadi contoh yang baik di keseharian. Pada akhirya, calon pembaca (terutama Gen Z dan Gen Alpha) tidak sempat kita raih. Selebihnya, kita harus bercermin, jangan selalu mengeluh.

Aku Menjiplak Karya Orang

Ketika mulai memutuskan jadi penulis dan wartawan di Kelompok Kompas Gramedia, secara naluriah aku jadi tahu ketika menulis sebuah karya pernah ditulis orang atau tidak. Aku melakukan pemetaan. Soalnya jika aku menjiplak karya orang, akan sangat sulit bagiku membantah karena orang-orang dengan mudah menuduhku sebagai pembaca. Sangat sulit untyuk berkelit dengan mengatakan “aku belum pernah membacanya”. Aku lebih suka karyaku dicaci-maki sebagai karya sampah (selalu ada kompos di setiap sampah) ketimbang dituduh menjiplak.

Mentang-Mentang dan Kang Dedi Mulyadi

Setelah dilantik Presiden Republik Indonesia 2024-2029, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 sebagai Gubernur Jawa Barat 2025-2029, Kang Dedi Mulyadi tancap gas. KDM tidak memedulikan 2 kelas sosial itu; kelas sosial mentang-mentang kaya dan mentang-mentang miskin. Kalau salah karena menyalahi aturan pemerintah, tanpa sungkan dia menindaknya dengan tegas dan proporsional sesuai aturan.

Sembako Buku di Hari Buku Sedunia

Sembako buku adalah sembako plus buku. Saya membeli paket sembako buku berupa: beras, minyak kelapa, gula, kopi, indomie, kopi, dan antara 10 hingga 20 buku. Secara random saya berikan kepada siapa saja yang saya temui di jalanan. Tentu wong cilik seperti penyapu jalan, penjaga perlintasan kereta api, pedagang keliling, pemulung, tukang parkir…

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==