Menampilkan: 18 - 34 dari 129 HASIL

Sejarah Hari Buku Sedunia

Saya menggeluti dunia literasi di Indonesia sejak 1990. Saya membuat komunitas Cipta Muda Banten di Serang, menerbitkan koran Banten Pos (1993), Tabloid Meridian (2000), dan Tabloid Kaibon (2008), membangun komunitas Rumah Dunia (1998 hingga sekarang), jadi Ketua Umum PP Forum Taman Bacaan Masyarakat Indonesia (2010-2015), hingga sekarang jadi Duta Baca Indonesia (2021-2025). Secara konsisten bersama relawan Rumah Dunia merayakan Hari Buku Sedunia dengan meluncurkan puluhan buku.

Mengelola Rasa Marah

Nah, Anda sedang marah? Marah karena apa? Saya sendiri selama ini diliputi rasa marah terhadap perilaku koruptor. Negara sangat lemah memperlakukan mereka. Kadang kita melihat rasa ketidakadilan di negara kita ketika menghukum orang yang maling ayam untuk makan dengan orang yang maling duit rakyat milyaran. Mestinya para koruptor itu dihukum mati dan orang yang maling aym itu dibebaskan dari kemiskinan.

Inner Child

Ini persoalan inner child, barangkali. Inner child adalah bagian dari kepribadian seseorang yang terbentuk sejak masa kanak-kanak. Inner child dapat memengaruhi cara berpikir, perasaan, dan perilaku seseorang saat dewasa. Apakah rata-rata mereka – para pejabat – ketika melewati masa kecilnya tidak bahagia? Tersakiti?

Temanmu Homo?

Beberapa stereotip sosial sering mengasosiasikan gaya bicara tertentu, cara berpakaian, atau gerak tubuh dengan homoseksual, tapi itu tidak adil dan tidak akurat. Banyak pria gay yang sangat maskulin, dan banyak pria hetero yang metroseksual atau ekspresif.

Arisan Online Bodong

Sepanjang iurannya di bawah Rp 200 ribu, saya masih mengizinkan. Arisan keluarga Rp 100 ribu dan arisan komplek Rp. 190 ribu. Tapi jika ada yang mengajak arisan kulkas atau mobil, saya melarang. Apalagi online, modus menuju ke penipuannya terasa. Bagi saya, arisan harus tatap muka dan orang-orangnya kai kenal sebagai tetangga atau saudara.

Jangan Menilai dari Luarnya Saja

Kita sering lupa, hati yang tulus, pikiran yang bijak, dan tutur kata yang lembut tak bisa diukur dari penampilan. Dunia ini dipenuhi “gagak-gagak bersuara murai”—orang-orang yang diam-diam menyebar kebijaksanaan di balik wajah yang tak masuk standar kecantikan zaman. Mereka tak butuh sorotan. Tapi saat bicara, dunia sejenak terdiam.

Islam Terasa Lebih Ramah di Era 80-an

Saat itu. Jika sedang puasa di ruang publik, sangat heterogen. Di jalanan kita bertemu dengan orang dari berbagai agama. Ada yang sedang bekerja nyapu jalanan, kuli bangunan, buruh pabrik, dan segala macam pekerjaan. Warung-warung atau rumah makan buka – tentu dengan gorden tertutup. Yang tidak puasa karena bekerja atau sakit dengan wajah mohon dimaklumi, masuk ke rumah makan tanpa ada perasaan takut. Kita yang puasa juga santai saja.

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==