Perpustakaan Keliling Rumah Dunia termasuk program unggulan. Seringkali kolaborasi dengan kampus, masuk ke desa-desa di Banten.
Perpustakaan Keliling Rumah Dunia Sebagai Wadah untuk Minat Baca Masyarakat Pedesaan

Dunia Kata, Dunia Imajinasi
Komunitas baca dan tulis

Perpustakaan Keliling Rumah Dunia termasuk program unggulan. Seringkali kolaborasi dengan kampus, masuk ke desa-desa di Banten.

Sebelum memasuki acara inti, Gol A Gong menjelaskan secara singkat tentang insight safari literasi yang menjadi salah satu program unggulan dari Duta Baca Indonesia

Gol A Gong sebagai Duta Baca Indonesia 2021-2025 cukup kaget ketika 1 kegiatannya oleh Perpusnas RI diputuskan di Rumah Dunia. Ini kolaborasi yang positif antara pemerintah dan komunitas.

Afifah sangat senang melihat tarian itu, gerakannya lincah dan penuh semangat. Perlu dilestarikan dan dijaga, agar semakin banyak orang yang tau.

Hari Minggu ini aku menyiapkan camilan agak banyak karena biasanya anak-anak akan meminta soal matematika, menggambar, mengarang, dan menceritakan ulang buku yang dibaca

Anak-anak ini harus merasa bermain, jadi mereka menikmati proses belajar di Rumah Dunia. Saat mereka menulis dengan tema bebas, mereka boleh melulu menulis keseharian.

Fitrahnya anak-anak kan suka tantangan, jadi setelah rangkaian lomba itu selesai dan mereka mendapat hadiah, ada lagi tantangan baru. Namanya anak-anak, selama ada hadiah ya ikut aja terus.

Kegiatan mewarnai ini hal yang biasanya aku hindari, makanya di Rumah Dunia juga jarang banget diadakan. Kami lebih memilih menggambar dengan alasan lebih mengakomodir kreativitas anak.

Orasi literasi sudah berjalan 12 pertemuan, terhitung dari bulan Juni hingga sekarang. Pertemuan diadakan setiap satu minggu sekali

Program kelas bahasa Inggris ini tidak hanya sebatas nama. Yah, Bang Rohman sendiri merupakan alumni Kampung Inggris Pare, Jawa Timur.

Rutinitas ini berlangsung hingga anak keempat, meski intensitasnya berbeda, karena sudah ada relawan yang membantu keberlangsungan kegiatan.

Kata Gol A Gong, jangan merasa ragu dalam menulis. “Seringlah merespon, tidak usah takut,” ujar Gol A Gong

Gol A Gong tidak menyampaikan materi jurnalistik saja, tapi menyelipkan motivasi yang membuat para peserta semakin semangat.

Kegiatan gotong royong terlaksana dengan baik. Hingga lebih cepat selesai dari perkiraan.

Senang rasanya bisa hadir lagi bersama para peserta Kelas Menulis Rumah Dunia angkatan 39. Aku berjanji akan selau hadir di hari Minggu, pukul 14.00-16.00 WIB. …

Jejak yang Dipijak dan Diusap di Rumah Dunia

Salam Rumah Dunia: Harus Mandi dan Salat Ashar Boleh Gabung