Deretan Kontroversi Film Live-action Snow White

Oleh: Muhzen Den

Film live-action Snow White akan tayang di bioskop pada 19 Maret 2025. Berbeda dari film-film Disney lainnya, publikasi terkait film ini terasa minim. Semua ini tak lepas dari berbagai kontroversi yang terjadi di belakang layar. Disney bahkan tak berani menggelar red carpet untuk gala premiere film Snow White di Amerika.

Acaranya hanya akan dihadiri oleh para fotografer tanpa ada wawancara dengan para pemain dan filmmaker yang terlibat.

Berikut deretan kontroversi di balik film Snow White:

  1. Perubahan Karakter Snow White

Salah satu kontroversi terbesar muncul ketika para pembuat film memilih untuk mengganti Snow White yang biasanya digambarkan sebagai gadis berkulit putih dengan Rachel Zegler, seorang aktris keturunan Kolombia.

Meskipun banyak yang mendukung keberagaman dalam casting, beberapa penggemar merasakan ketidakcocokan dengan karakter asli yang sudah sangat dikenal.

  1. Tafsir Baru

Beberapa elemen dari cerita klasik Snow White diubah, seperti menggambarkan Snow White yang lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pangeran untuk menyelamatkannya.

Walaupun ini dipandang sebagai langkah positif untuk memberdayakan karakter perempuan, beberapa penggemar merasa perubahan ini merusak esensi dari cerita asli.

  1. Peran Pangeran yang Minim

Dalam versi terbaru, peran pangeran yang biasanya menjadi penyelamat Snow White juga diminimalisir. Hal ini menambah kontroversi karena banyak yang merasa bahwa itu mengubah dinamika dasar cerita, di mana Snow White tidak lagi dibangkitkan oleh ciuman dari pangeran.

  1. Kritik terhadap Penceritaan dan Nilai Moral

Beberapa orang juga mengkritik bagaimana cerita ini bisa dianggap terlalu berfokus pada pesan moral modern, yang mungkin tidak sesuai dengan nilai-nilai atau tema yang ditekankan dalam versi animasi klasiknya.

Ada yang merasa bahwa adaptasi ini terlalu berusaha untuk menyampaikan pesan tentang feminisme dan keanekaragaman tanpa mempertimbangkan keseimbangan antara cerita dan tema inti.

  1. Pemilihan Pemain

Selain Rachel Zegler, film ini juga menampilkan beberapa aktor yang kontroversial, seperti Andrew Burnap yang berperan sebagai pangeran.

Pemilihan ini disorot karena banyak yang merasa bahwa pemeran-pemeran tersebut kurang dikenal dan tidak sesuai dengan ekspektasi penggemar terhadap karakter ikonik.

  1. Ucapan Rachel Zegler

Rachel Zegler juga membuat beberapa pernyataan terkait karakter Snow White yang menyebabkan kontroversi.

Dalam wawancara, Zegler mengatakan bahwa dalam versi baru ini, Snow White digambarkan sebagai karakter yang lebih mandiri dan tidak bergantung pada pangeran untuk menyelamatkannya.

Beberapa penggemar merasa bahwa pernyataan ini terlalu mengubah esensi dari cerita klasik Snow White, di mana peran pangeran sangat penting.

Meski upaya untuk memberdayakan karakter perempuan dipandang sebagai langkah positif oleh sebagian orang, yang lain merasa bahwa ini merusak bagian penting dari cerita asli.

  1. Pandangan politik Gal Gadot

Pandangan politik Gal Gadot mengenai konflik Israel-Palestina juga memengaruhi film Snow White. Sebagai orang Israel, Gal Gadot terang-terangan memberikan dukungan terhadap negaranya. Aksi itu menuai kritik dari banyak orang, terutama dari mereka yang mendukung Palestina.

Di sisi lain, Rachel Zegler menyampaikan dukungannya terhadap pembebasan Palestina.

Sumber dari kompas.com

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==