“Ya gue mikirnya usaha buket ini gak musiman pas wisuda atau ulang tahun aja. Tapi, di moment-moment special kayak hari guru, anniversary atau yang lain tetap ada yang beli,” kata Dewi saat diwawancara melalui WhatsApp.

Awalnya perempuan asal Tangerang ini tidak punya keterampilan membuat buket. Ia belajar secara otodidak di Youtube sambil mempraktikkannya langsung.

Buket pertamanya, ia jual ke sahabat kecilnya yang sedang berulang tahun saat itu. Dari orderan pertamanya itu, usaha buket yang ia beri nama Twentyone Official ini menyebar dari mulut ke mulut.
Selain itu, Dewi juga memanfaatkan media sosial dan marketplace seperti Instagram dan Shopee untuk branding usaha serta memperluas jangkauan pembelian.

“Awal-awal di Instagram, gue beraniin pasang iklan. Alhamdulillah responnya positif dan banyak yang order, bahkan dari luar kota juga ada,” kata pemilik akun @twentyone.office yang sekarang mempunyai seribu lebih pengikut itu.

Jenis buket yang di jual oleh Twentyone Official sangat beragam, seperti buket snack, buket hijab, buket rokok, buket boneka wisuda, buket bunga, buket foto, buket uang, buket balon dan buket yang sesuai dengan permintaan customer. Selain buket, Dewi juga menjual snack box, dan money cake yang isinya disesuaikan dengan permintaan customer.


