Untuk harga buket sendiri variatif, mulai dari Rp 30.000 sampai ratusan ribu sesuai dengan model buket, isi buket, ukuran dan tingkat kesulitan pembuatannya.
“Menurut gue, harga buket Twentyone Official ini terjangkau, bahkan anak SMP aja banyak yang beli,” jelas mahasiswi keperawatan itu.

Dengan harga yang relatif murah, Dewi bisa menjual 40 sampai 70 buket dalam satu bulan. Dari usahanya itu, Dewi bisa mengantongi keuntungan 1 hingga 2 juta perbulan.
“Keuntungannya gak banyak sih, cuma buat anak kuliahan kayak gue lumayan buat nambah-nambah uang jajan dan bayar semesteran,” ujar perempuan 22 tahun itu.

Menurut Dewi, yang menjadi tantangan dalam menjalankan usaha buket ini adalah konsistensi. Apalagi ia harus membagi waktu antara kuliah, organisasi dan juga usaha buket Twentyone Official.

“Gue berharap Twentyone Official ini terus berkembang dan konsisten ngejalaninnya. Kalau ada modal, gue mau buka toko. Jadi selain gue kerja, ada usaha yang tetap jalan juga,” harap Dewi.


