Konon, 5 hal bagus ini berguna untuk menjaga kualitas kehidupan -terutama- saat terancam rasa bosan: membaca, menulis, berdiskusi, melakukan hobi lama, dan membuat aktivitas baru. Diletakkan di Ambon dan jauh dari keluarga bisa menumbuhkan beragam rasa negatif di jiwa.
Dan aku tak mau.

Maka, sejak awal diletakkan di Ambon, bahkan sebelum aku benar-benar menginjakkan kakiku di kota Ambon, aku sudah berusaha mencari-cari teman untuk 5 aktivitas itu.
Lalu Allah menambahkan lebih banyak hal dari upaya-upayaku itu. Maka jadilah semua perjalanan, petualangan, dan beragam aktivitasku di luar kerja di bumi para raja ini.
Melakukan beberapa perjalanan sambil meresapi kebaruan makna kehidupan, perjuangan, persistensi, dan determinasi, rasanya bukan ide yang jahat-jahat amat..
Lalu menceritakan…
Lalu menuliskan..
Rasanya, ini juga bukan hal yang sangat-sangat brengsek…
Allah mengijinkan aku menuliskan hampir semua kisahku itu pada sebuah buku. Aku beri judul: DI LUAR KERJA DI LUAR JAWA.

Alhamdulillah yaa Mu’izz..
Allah Sang Maha Memulia hambaNya..
Mungkin, teman-teman perlu membaca-baca itu. Tidak saja orang pajak. Memang terutama orang pajak. Orang pajak perlu membaca buku ini dan buku semacam ini.
Tetapi, anda yang punya peluang ditempatkan di tempat yang jauh dari keluarga, anda yang penugasannya temporal dan berpindah-pindah tempat tugas, anda yang memiliki keluarga dan saudara yang ‘nomaden’ semacam ini, dan anda yang lain, mungkin perlu juga membaca buku ini. Mungkin saja.
Ambon, 19 Juli 2022.
Info pemesanan buku:
https://wa.me/6281238029757

Nomor kontak pemesanan:
https://wa.me/6281238029757
