Saat pandemic Covid-19, semangat para penulis generasi baru ini ibarat benteng kedaton; mereka terus saja menulis, menerbitkan, dan menjualnya secara prapesan kepada teman-temannya dan komunitasnya. Lini masa medsos dipenuhi gairah menulis seperti mereka.
Kali ini Diana Key, penulis yang lahir dan berdomisili di Lumajang-Jawa Timur. Selain bekerja sebagai karyawan swasta, lulusan Jurusan Jurnalistik UMM (universitas Muhammadiyah Malang) ini sudah memiliki lebih dari 10 karya antologi. Di samping mengurus keluarga dengan dua putri dan satu putra, menulis fiksi dan non fiksi, juga sedang belajar menjadi editor di sebuah kelas menulis online.

Buku solo berjudul “Rendezvous Tiga Hati” sedang dalam proses editing untuk segera diterbitkan. Sebuah buku non fiksi yang ditulis dengan seorang penulis lain, juga sedang dalam proses penerbitan.
“Semoga ‘Gerakan Indonesia Menulis’ di Indonesia meningkat. Semangat keinginan memiliki karya berupa buku, bagi saya adalah satu cara menebarkan kebaikan. Pengetahuan yang dibukukan bisa lebih membawa dampak positif untuk semua kalangan,” harapnya.
Silakan kontak Diana Key melalui imel dianapus11@gmail.com, instagram: @dianapus11



