Ini cerita 4 tahun lalu. Rabu 5 Agustus 2020, setelah mengajar di Kelas Menulis Gol A Gong secara online dengan materi Novel Best Seller angkatan ke-5, saya menghirup udara malam – sekitar pukul 22.00 di areal Rumah Dunia. Tiba-tiba saya mendengar Hilman Lemri (sekarang sudah menikah dan tinggal di Sepang, Kota Serang) dan Baehaqi Mohammad (sejak Desember 2024 bekerja di Australia) menyanyikan lagu-lagu Five Minutes – anak muda dari Bandung yang kalau nyanyi pake sarung.

Ini dia lirik lagu “Bertahan” yang dinyanyikan dengan pedih. Si penyanyi berhasil menyedot perasaan lelaki tua seperti saya. Dari sejak kemunculannya, lagu-lagu Five Minutes sudah membuatku senang.

Tak pernah terbayangkan
Kumiliki wanita
Seperti dirimu
Tak pernah terpikirkan
Kau ‘kan pergi dariku
Pergi tinggalkanku
Kucoba ‘tuk bertahan
Dalam kisah ini
Tak bisakah sejenak
Kau jangan pergi
Tak pernah terbayangkan
Kumiliki wanita
Secantik dirimu
Tak mungkin kulakukan
Kesalahan yang membuatmu
Pergi tinggalkanku
Kucoba ‘tuk bertahan
Dalam kisah ini
Tak bisakah sejenak
Kau jangan pergi
Cobalah ‘tuk bertahan
Pahami hatiku
Haruskah ‘ku meminta
Kau jangan pergi
Kucoba ‘tuk bertahan
Dalam kisah ini
Tak bisakah sejenak
Kau jangan…

Dalam lagu “Semakin Kukejar Semakin Kau Jauh” ada keriangan dsalam menyanyikannya, walau pedih. Bisa sambil beringkrak-jingkrak.
Semakin ku kejar, semakin kau jauh
Tak pernah letih ‘tuk dapatkanmu
Terus berlari, namun ku takut terjatuh lagi
Tak ingin lagi
Membuatku perih
Sadarkan aku
Dari mimpiku

Ada beberapa cara untuk menyiapkan diri agar tidak terbawa terlalu melow saat mendengarkan lagu-lagu sweet pop:
1. Sadari Emosi Anda Sebelumnya
- Sebelum mendengarkan, periksa suasana hati Anda. Jika sedang sedih atau galau, lagu sweet pop bisa memperburuk suasana hati. Siapkan diri untuk tetap berpikir positif dan fokus pada lirik atau melodi yang menyenangkan.
2. Fokus pada Musik, Bukan Lirik
- Sweet pop biasanya memiliki lirik yang menyentuh. Cobalah fokus pada melodi atau aransemen musiknya daripada merenungkan makna liriknya.
3. Alihkan Perhatian dengan Aktivitas
- Dengarkan lagu sambil melakukan aktivitas lain, seperti berolahraga, berjalan-jalan, atau membereskan sesuatu. Ini membantu Anda tidak terlalu hanyut dalam emosinya.
4. Pikirkan Kenangan Bahagia
- Hubungkan lagu tersebut dengan kenangan indah atau pengalaman bahagia, sehingga Anda tidak terlalu tenggelam dalam emosi melow.
5. Buat Playlist yang Seimbang
- Campur lagu sweet pop dengan lagu-lagu upbeat atau berenergi tinggi untuk menjaga suasana hati tetap seimbang.
6. Gunakan sebagai Latihan Emosi
- Jadikan momen mendengarkan lagu ini sebagai latihan untuk mengendalikan emosi. Jika Anda mulai merasa melow, tarik napas dalam-dalam dan ingatkan diri Anda untuk tetap tenang.
7. Nikmati Musik dengan Perspektif Positif
- Lihat lagu sweet pop sebagai seni yang indah, bukan pemicu melankoli. Fokus pada keindahan musiknya, bukan pada kesedihan yang mungkin dirasakan.
8. Batasi Durasi Mendengarkan
- Jika Anda mudah terpengaruh, dengarkan hanya satu atau dua lagu sebelum beralih ke genre lain.
9. Berpikir Rasional
- Ingat bahwa lirik-lirik lagu tersebut adalah cerita atau imajinasi, bukan sesuatu yang secara langsung terjadi pada Anda.
10. Buat Lingkungan Ceria
- Dengarkan lagu di tempat yang cerah atau sambil berinteraksi dengan teman, sehingga suasana di sekitar Anda membantu mengimbangi mood.
Usia saya 62 tahun sekarang. Telinga saya rock n roll. Tapi sweet pop atau pop rock saya suka. Kadang lagu-lagu seperti itu memberi inspirasi kepada saya untuk menulis novel. Saya selalu kagum kepada para pemusik; penyanyi dan pencipta lagunya. Kadangkala saya bertanya-tanya, apakah lagu-lagu yang mereka ciptakan itu terjadi pada diri mereka?


