Banten Lumbung Anak Muda Kreatif

Banten itu punya banyak talenta. Tenri Adhiza – putri Siti Zahroh ini luar biasa. Pada 31 Oktober 2020, Iroh membagikan link video di sebuah akun YouTube. Saya klik dan tonton. Seorang remaja putri sedang cover version menyanyi lagu “Be Alright” Dean Lewis. Wow! Saya kaget mendengar suara dan pelafalan setiak lirik lagunya yang berbahasa Inggris. Saya sungguh tidak percaya. Putri dari sebuah kota kecil di selatan Banten – Rangkasbitung , yang sering dianggap tertinggal, ternyata memiliki remaja putri dengan suara bagus.

Iroh itu sahabat saya. Dia pegiat literasi, terutama di teater. Dia ASN, pernah jadi guru di SMAN Jawilan, Kabupaten Serang (Timur). Sekarang di ASN di LPPM Provinsi Banten. Wow! Dia memilih pulagn kampung, berdomisili di Rangkasbitung, mengembangkan bakat anak muda.

Silakan klik link videonya di https://youtu.be/QdH4ge-Lzr0 . Semoga putri kita ini melehjit dan bakatnya terus berkembang, meraih cita-citanya sebagai penyanyi profesional. Semoga anak-anak kita semua bahagia dengan impiannya yang kita fasilitasi sebagai orang tua. (GG)

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5

Lagu Penuh Luka ala Five Minutes

Semalam, Rabu 5 Agustus 2020, setelah mengajar di Kelas Menulis Gol A Gong secara online dengan materi Novel Best Seller angkatan ke-5, saya menghirup udara malam – sekitar pukul 22.00 di areal Rumah Dunia. Tiba-tiba saya mendengar Hilman Lemri dan Baehaqi Mohammad menyanyikan lagu-lagu Five Minutes – anak muda dari Bandung yang kalau nyanyi pake sarung.

Usia saya 56 tahun. Telinga saya rock n roll. Tapi sweet pop atau pop rock saya suka. Kadang lagu-lagu seperti itu memberi inspirasi kepada saya untuk menulis novel. Saya selalu kagum kepada para pemusik; penyanyi dan pencipta lagunya. Kadangkala saya bertanya-tanya, apakah lagu-lagu yang mereka ciptakan itu terjadi pada diri mereka?

Please follow and like us:
error1
fb-share-icon0
Tweet 5