
Setelah sambutan dari Renus Siboro Pustakawan Ahli Madya – Perwakilan dari Perpusnas RI, Duta Baca Indonesia sudah berada di atas panggung memberi Pelatihan Menulis Kisah Inspiratif kepada 150 peserta yang hadir.

Guru, siswa, ASN, mahasiswa bahkan penulis dan pegiat literasi antusias berinteraksi sebab ada dorpize buku dari Gramedia, Elex Media Komputindo, Mizan, Agro Media, Sip Publishing, dan Gong Publishing yang dibagi-bagikan oleh Duta Baca Indonesia.

Setelah pelatihan, digelar Bincang Literasi. Dipandu Iftin Yuninda Hart, Pendiri Suara Milenial Maluku berjalan seru. Pembicara pertama M. Nasir Pariusamahu, Pegiat Literasi Maluku menceritakan tentang kegiatannya sebagai guru di MTsN 2 Maluku Tengah.

Eko Saputra Poceratu – Penulis dan Penyair Muda Maluku sebagai pembicara kedua, mengingatkan peserta tentang kearifan lokal sangat penting untuk jadi ide tulisan.

Pembicara terakhir dari Dinas Perpustakaan Provinsi Maluku. Awalnya pembicara Dra. Poppy Bachmid Kepala Dinas Perpustakaan & Kearsipan Provinsi Maluku. Tapi setelah pembukaan acara ada kegiatan lain, diganti oleh Ir. Andrianita Sulistiorini, MT – Kabid Pengembangan, Pelestarian dan Pengolahan Bahan Pustaka, “Perpustakaan Provinsi Maluku terbuka untuk berkolaborasi dengan komunitas. Silakan menggunakan fasilitas yang tersedia di gedung perpustakaan,” katanya.

Oh, iya selama 18 hingga 23 Juli 2022 ini, sebagai asisten Duta Baca Indonesia aku akan bertugas mendokumentasikan kegiatan Duta Baca Indonesia melalui video yang diunggah di YouTube GolAGong TV, juga menulis catatan kegiatan dan hal-hal menarik lainnya di website golagongktratif.com. *
Rudi Rustiadi


