Setelah selesai diajarkan teori aperture, shutter speed, dan ISO, kami semua langsung mempraktikkan-nya, tetapi dalam bentuk foto terlebih dahulu. Eh, saya jadi model lho. Terus dosennya, Pak Kelik, asik orangnya.

Dalam praktik tersebut kamu harus menyeimbangkan aperture, shutter speed, dan ISO agar foto yang dihasilkan tidak terlalu gelap dan juga tidak terlalu terang.

Kami menggunakan warna dalam fotonya yaitu hitam putih, dimana kami bisa melihat apakah cahaya yang dihasilkan itu terlalu gelap maupun terlalu terang.

Dan pada pertemuan ke-2 kali ini kami diajarkan teori yang namanya 18% grey, yaitu ukuran jumlah cahaya yang dipantulkan objek. Pengukur kamera Anda membaca objek yang memantulkan cahaya 18% persis seperti yang terpapar dengan benar. Pengukur kamera Anda mengukur eksposur dengan terlebih dahulu mengubah warna.


