Mengunjungi Wartawan Kompas di Kupang

Seorang  pejuang tangguh dalam meraih mimpi. Sayang  saya tak sempat bertanya banyak tentang bagaimana  Pati Herin menjadi wartawan  Kompas, sebuah media ternama di Indonesia.  Namun beliau sempat bercerita  bagaimana  kehidupannya dulu saat masih kecil yang keras dan sulit .

Ia bercerita  pada masa kecil, ibunya membeli sepatu  warna putih sementara  seharusnya warna hitam karena khawatir  akan hukuman dari sekolahnya. Akhirnya ia mengecat sepatunya dengan warna hitam seharian.

Perjuangan  dan  sulitnya kehidupan  mengajarkan  banyak hal pada Pati Herin hingga  mengantarkan  beliau pada titik saat ini.

Saya sampai ke rumahnya sekitar pukul 12.00 WITa. Di ruang tamu terpajang beberapa  piala serta penghargaan  yang  beliau raih dari dunia Jurnalistik  .

Saat saya sampai beliau dalam kondisi  kurang fit karena perjalanan yang panjang  dari liputan  di Singapura.  Tapi kami tetap bisa bertukar kabar dan berdiskusi  ringan perihal kesenian  Flores Timur  dan bagaimana  memotivasi  generasi  muda Flores Timur  untuk berani bermimpi  mencapai cita-cita yang diinginkan.

Kata Pati Herin, “Generasi muda Flores  Timur sesungguhnya  memiliki  potensi  untuk  bisa lebih hebat daripada  generasi  kita. Tapi untuk meraih mimpi, butuh keberanian  mencoba.”

Tak terasa  waktu menunjukkan  pukul 13.00. Saya ijin  pamit untuk kembali mengikuti kegiatan. 

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==