Dalam sambutannya, SEVP Human Capital PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Riksa Prakoso menambahkan poin penting dari kegiatan sosial ini adalah sebagai mendukung peningkatan literasi dan inklusi melalui hafalan Quran serta menjadi dukungan bagi masyarakat untuk memahami dan menggunakan produk perbankan syariah.

“Ke depannya, perbankan syariah berperan lebih dari sekedar lembaga keuangan namun dapat menjadi agen perubahan khususnya dalam memberikan dampak ke sosial ke masyarakat dan juga menjadi sahabat bagi masyarakat,” tambahnya.
Anton Hendrianto selaku Direktur Muamalat Institute menambahkan bahwa momentum Ramadhan kita gunakan untuk mendapatkan keberkahan melalui baca Quran dan sarana literasi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab sosial dari Muamalat Institute dan Bank Muamalat Indonesia. “Diharapkan hal ini bisa menjadi pendorong munculnya tahfidz-tahfidz Quran,” tambahnya.

Anton menambahkan bahwa program ini adalah salah satu dari program kami dalam mendukung perkembangan sharia di Indonesia, seperti Gerakan Litersi Keuangan Syariah (GEULIS), Muamalat Indonesia Kompeten (MIKO), Muamalat Enlightenment Campaign Program (MINTERIN), Muamalat Institute Kuis Interaktif (MIKIR), dan kami akan terus berinovasi dengan melibatkan semua pemangku kepentingan yang ada.

Di akhir acara, ditutup dengan buka bersama dengan para peserta yang mayoritas pengemudi ojek online, pekerja bangunan, petugas parkir, serta para warga sekitar. Warga sekitar sangat antusias dan menyambut baik kegiatan ini, salah satu pemenang lomba tahfidz mengatakan bahwa ini adalah inspirasi untuk hijrah bersama-sama menggunakan produk perbankan syariah agar lebih mendapatkan keberkahan. (rls/dhe)


