Mudik Lancar di Kampung Kami, Lamahala

Oleh: Zaeni Boli

Tidak seperti di kota-kota besar atau Pulau Jawa yang ramai, di tempat kami, mudik terlihat biasa saja. Memang ada peningkatan intensitas kendaraan, tetapi tidak sampai menyebabkan kemacetan.

Paling tidak, itulah yang saya rasakan kemarin, 29 Maret 2025, atau H-2 Lebaran, saat pulang ke kampung halaman kami di Lamahala, Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Hal itu mungkin terjadi karena di Flores Timur, umat Muslim bukanlah mayoritas. Namun, kampung kami, Lamahala, bisa dibilang sebagai salah satu kampung Muslim terbesar di wilayah ini.

Tahun ini, menurut kabar yang beredar, akan ada perayaan besar setelah Lebaran—sebuah acara pulang kampung yang ramai karena biasanya hanya terjadi lima tahun sekali.

Acara ini menjadi ajang pertemuan para perantau asal Lamahala yang kembali ke kampung halaman. Dalam perayaan nanti, selain silaturahmi dan pelestarian budaya, akan ada tarian massal Dolo-Dolo, makan bersama Rengka Lamak, pertunjukan tarian tradisional, serta berbagai agenda lainnya.

Selain itu, terpantau juga banyak perantau dari Malaysia yang turut pulang ke Lamahala tahun ini.

Jika ingin melihat langsung kampung Muslim di Flores Timur, silakan datang ke Lamahala!

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==