Anda sering melakukan perjalanan malam? Itulah “nokturnal”, yang berasal dari Bahasa Spanyol, yaitu “nocturno”. Di Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu sifat aktif di malam hari. Makhluk nokturnal seperti kelelawar, mencari makanannya di malam hari. Perempuan malam yang menjual tubuhnya juga sering disimbolkan sebagai nokturnal. Saya beri contoh sebuah puisi:

NOKTURNAL
Puisi Gol A Gong
Malam memeluk tegar,
di lorong sunyi pudar.
gaun tipis, bukan untuk dirinya,
dunia memaksa, tak memberi jeda.
Anaknya terlelap dialiri cairan
tubuh rapuh melawan sekarat.
Ia menukar kehormatan dengan cibiran,
melawan maut si buah hati.
Senyuman palsu yang ia kenakan,
luka tak bisa disembunyikan.
Lelakinya meninggalkan janji tak bertuan,
bersama perempuan lain, melukai hati.
Ia bertanya, “Mengapa aku, Tuhan?”
jawaban hanya gelap membisu.
Setiap langkah di jalan malam kelam,
nyala lilin anaknya untuk bertahan.
Kelelawar melintasi sunyi,
seolah tahu cerita ini penuh duri.
Ia terus berjalan, tak gentar dosa,
cinta alasan ia terus ada.
Malam-malam kelam, luka dan dusta,
ia tetap hidup, cinta tiada tara.
Matahari datang, ia menyeka air mata,
senyum anaknya masih tersisa.
*) Serang, puncak malam 17 Januari 2025
Begitulah “Nokturnal” perempuan pelacur yang dikaitkan dengan binatang kelelawar dan malam hari. Di dunia film, tokoh hero Batman sering dikategorikan sebagai nokturnal.
Gol A Gong




