Dewan Pengurus Daerah Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an Kabupaten Serang (DPD LPQQ Kab. Serang) sukses menggelar Training of Trainer (ToT) sekaligus pelantikan pengurus LPQQ Kab. Serang. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Tb. Suwandi, sekretariat daerah kab. Serang, Sabtu (14 Februari 2026). Kegiatan yang dihadiri oleh para mu’allim, penyuluh, ormas, DKM, serta mahasiswa ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dan menguatkan gerakan nasional pengentasan buta aksara Al Qur’an.
Lantunan sholawat yang dibawakan oleh tim hadroh Syafa’atul Udzma, semakin membawa kehangatan dalam menyambut para peserta training of trainer yang mulai berdatangan mengisi ruangan aula. Kegiatan diawali dengan pembacaan surah al Mulk oleh ibu-ibu Rumah Qur’an Ibadurrahman, Ciruas.

Dalam laporannya, H. Maulana Silahul Fikri, selaku ketua pelaksana menyampaikan tujuan diselenggarakannya acara ini diantaranya meningkatkan kompetensi mu’allim sebagai trainer, dan menguatkan peran muallim al Qur’an dalam mendukung gerakan pengentasan buta aksara al Qur’an di Kabupaten Serang.
Selain itu, ia juga berharap melalui kegiatan ini peserta dapat menambah ilmu, serta komitmen untuk menjadi penggerak dalam pemberantasan buta aksara al Qur’an di lingkungan masing-masing. Karena mengajarkan al Qur’an merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir sepanjang ilmu diamalkan.
Tak hanya peserta, kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa tamu undangan yang tampak hadir duduk dibarisan terdepan. Diantaranya ialah Prof. Dr. KH. Wawan Wahyudin, M. Pd selaku dewan pembina LPQQ Indonesia. Dalam sambutannya, ia sangat mengapresiasi akan adanya kegiatan ini. Tak hanya itu, ia juga mengajak kepada pemerintah untuk memberikan dukungan terhadap LPQQ dalam upaya pengentasan buta aksara al Qur’an.

Hadir juga Kepala Kemenag Kabupaten Serang, H. Aesul Qurni, S.H, M.H, yang juga memberikan sambutannya. Ia mengungkapkan betapa mirisnya presentasi masyarakat yang belum bisa membaca al Qur’an dengan baik. Maka, dengan hadirnya LPQQ ini ia sangat mengapresiasi atas langkah strategis LPQQ dalam meningkatkan kualitas pembelajaran al Qur’an ditengah masyarakat.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kabag Kesra Setda Kabupaten Serang, Rohyan Aglan, S.Pi, M.M. Secara singkat ia menyatakan dukungan penuh kepada pemerintah Kabupaten Serang terhadap program penguatan literasi al Qur’an. Tak hanya memberi sambutan, secara resmi ia juga membuka kegiatan Training of Trainer yang diselenggarakan oleh LPQQ Kabupaten Serang.
Dalam kesempatan ini juga dilakukan pelantikan pengurus DPD LPQQ Kab. Serang, yang dalam hal ini dipimpin langsung oleh Ketua LPTQ Kabupaten Serang, H. Budi Haryadi, selaku dewan pembina LPQQ Kab. Serang. Dengan penuh kesungguhan, pengurus mengucapkan ikrar, berjanji sepenuh hati, berjuang menjalankan visi dan misi LPQQ serta menggaungkan semangat pemberantasan buta aksara al Qur’an khususnya di wilayah Kabupaten Serang.
Training of Trainer
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi inti yang dipimpin langsung oleh ketua muallimat center, Hj. Enih Suhaenih, S.S., Lc yang membawakan materi Islahul Harokat sebagai pengantar ToT. “Sebagaimana huruf-huruf hijaiyah yang dapat dibaca atau menjadi hidup ketika adanya sebuah harokat, maka begitu pula dengan kehidupan.
Kehidupan yang sesungguhnya ditandai dengan adanya pergerakan. Artinya, setiap manusia yang memiliki cita-cita yang luhur, sudah sepatutnya untuk bergerak meraih apa yang ia cita-citakan. Bukan hanya berdiam diri, berharap keajaiban datang menghampiri,” terang Enih.

Dilanjut dengan kegiatan akhir, yakni Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh tim mua’allim DPD LPQQ Kabupaten Serang. Dalam forum ini peserta dibagi menjadi beberapa kelompok. Mereka berdisuksi, merumuskan strategi dan langkah nyata melalui program di tingkat kecamatan dan desa. Tak hanya itu, salah satu kelompok juga memaparkan harapannya agar kesejahteraan para guru al Qur’an ini dapat lebih diperhatikan.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas standar pengajaran al Qur’an, dan hal yang penting dalam kegiatan ini bukan seberapa banyak manfaat yang diperoleh, melainkan bagaimana LPQQ dapat menjadi wadah, sehingga baik pengurus maupun peserta dapat mengambil peran dalam menuntaskan buta aksara al Qur’an di Kabupaten Serang.


