Kami berangkat pukul setengah 6 pagi lewat Tol Serang Timur bersama “Si Biru” – mobil dinas Duta Baca Indonesia 2021-2025. Sepanjang perjalanan Serang-Jakarta kami berbincang soal fenomena anak SCBD (Sudirman, Citayam, Bojonggede, Depok) dengan fashion nyentrik yang biasa nongkrong di sekitaran daerah Sudirman.

Sampai di Gedung Ombudsman, Jakarta Selatan pukul 8:20 WIB. Kami langsung bergegas masuk lewat pintu samping, disambut hangat oleh panitia dan pegawai Ombudsman RI.

Sekitar pukul 9 pagi acara dimulai. Turut hadir Bobby Hamzar Rafinus, Wakil Kepala Ombudsman RI, dan Muhammad Syarif Bando, Kepala Perpusnas RI yang memberikan sambutan serta meresmikan POCADI secara simbolis dengan memotong pita. Peristiwa bersejarah itu dihadiri Umar Ibnu Alkhatab – Kepala Ombudsman RI perwakilan Bali, Dedy Irsan – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Prov. Jakarta Raya, Wanton Sidauruk – Kepala Biro Humas dan TI Ombudsman RI, Gol A Gong – Duta Baca Indonesia 2022, dan Yeka Hendra Fatika – Anggota Ombudsman RI.

Kepala Perpusnas RI dalam sambutannya menjelaskan, bahwa POCADI yang ada di Ombudsman RI merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Perpusnas RI dan Ombudsman RI. “Jangan dilihat hanya 3 unit komputer, tapi di dalamnya ada jutaan buku yang bisa dibaca full tex, yang juga bisa dibaca di mobile phone dengan menginstal aplikasi Ipusnas,” pungkasnya.

Syarif Bando menambahkan, “Saat ini Perpusnas RI masih memimpin sebagai top open access countries untuk jurnal di dunia. Kami menghadirkan jutaan artikel.”

Pojok Baca Digital yang ada di Ombudsman RI ini memiliki fasilitas 3 unit PC all in one,
2 unit tablet android, 1 unit smart TV, 1 unit UPS Server dan dilengkapi dengan koleksi tercetak sebanyak 150 judul atau 300 ekslempar.

Sementara itu Bobby Hamzar Rafinus, Wakil Kepala Ombudsman RI berharap POCADI bisa dikembangkan di banyak tempat dan di kantor perwakilan Ombudsman.

“Kalau bisa dua kantor perwakilan Ombudsman di Bali dan Lampung bisa menjadi kerja sama kita selanjutnya dengan Perpusnas RI,” harapnya.


