Pertemuan Pertama Kelas Menulis Angkatan 40 dan Milad ke-22 Rumah Dunia


Pembukaan kelas menulis tersebut dilaksanakan di Museum Literasi dan Teater Terbuka Tasikardi, serta turut dihadiri oleh beberapa peserta dari berbagai latar belakang yang hadir dengan antusias.

Acara pembukaan tersebut diisi langsung oleh Pak Herry atau lebih akrab disapa Pak Gol A Gong, pendiri Rumah Dunia. Para peserta diminta harapannya. Seluruh peserta juga diberikan buku baru karya Pak Gong.

Dalam sambutannya, pak Gong menceritakan kilas balik perjalanan hidupnya serta perjalanan menulisnya hingga dapat mendirikan komunitas Rumah Dunia. “Kota Serang ini dekat sekali dengan Jakarta, namun sayang sekali kualitas pendidikannya tertinggal jauh,” ucap Pak Gong dalam sambutannya. Ironi yang dirasakan tersebut, membuat beliau berinisiasi untuk mendirikan Rumah Dunia.

“Tapi sayang semenjak pasca covid peminat juga semakin menurun, kebanyakan orang lebih tertarik jadi content creator. Padahal dulu ramai sekali relawan disini, tapi hari ini cuma ada 3 relawan,” sambung pak Gong.

Hal tersebut tentunya menjadi sebuah refleksi di ulang tahun ke-22 Rumah Dunia sebagai komunitas penggerak literasi di Indonesia utamanya di kota Serang.



Apa yang terealisasikan hari ini tentu masih jauh dari yang diharapkan. Hal tersebut bisa kita lihat dimana ketimpangan kualitas pendidikan yang seakan stagnan di kota Serang ini.

Perlu menjadi sebuah kesadaran bagi kita bersama akan pentingnya kerjasama dan kolaborasi antar komunitas, pemuda, dan juga masyarakat untuk menggerakan literasi di kota Serang agar mampu menciptakan SDM yang unggul serta Indonesia yang maju di masa depan.


Setelah menyimak sambutan, para peserta diajak berkeliling oleh kak Rendi dan kak Hamzah untuk berkeliling room tour mengelilingi Rumah Dunia.

Peserta diajak dan diperkenalkan dengan beberapa lokasi yang ada di Rumah Dunia, seperti teater terbuka Tasikardi yang biasa digunakan untuk kegiatan outdoor, Auditorium Surosowan yang biasa disewa dan digunakan untuk kegiatan indoor, café Rendez Vous, dan beberapa tempat lainnya.

Harapannya dengan adanya Kelas Menulis dapat mencetak aktivis-aktivis literasi yang berupaya untuk menggerakan literasi di Indonesia.

*) Hikmal Muhammad Al Qisti, peserta KMRD 40 kemarin, Untirta, Pendidikan Sejarah, Semester 4

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==