Saya jadi juri Lomba Musikalisasi Puisi MGMP Bahasa Indonesia Rayon Wulanggitang bersama abang Silvester Petara Hurit dan Pion Ratuloli. Saya bahagia karena jadi dewan juri bersama mereka, orang-orang hebat dari Flores Timur.

Saya sampai lebih dulu di SMPN 1 Wulanggitang. Saya disambut hangat oleh panitia. Saya berkeliling. Sekolah ini luas dan ramai. Wajah anak-anak yang ramah dan sopan menyapa saya.

Setelah berkeliling, saya memilih beristirahat di bawah pohon di barisan belakang bangku penonton yang disediakan panitia.

Saat saya sedang asik di belakang, saya ditawari panitia untuk bisa menikmati kopi-rokok. Tentu saja saya tak menolak karena kopi dan rokok bagi seniman adalah salah satu sumber inspirasi selain cinta.

Tak lama satu peserta mulai datang dan memenuhi ruang out door yang disediakan. Begitu pula Pion Ratuloli kemudian disusul bang Silvester Petara Hurit.


