Dokter Gendebai tiba, lalu menyuntik Harry dengan serum dan minta Timber untuk pulang ke rumah dokter, mengambil kloroform. Harus cepat, sampai Timber yang mau ambil sepatu dulu nggak dibolehin.
Buat yang suka gaya khas Wes Anderson, ini salah satu film besutannya. Sat set sat set, menurutku cukup menghibur bagi penghamba segala cerita absurd. 😂
Saranku, jangan banyak mikir dulu kalau nonton ini. Nikmati saja dulu alurnya, dapatkan pesannya yang menohok kalbu. Kalbu aku aja kali, ya. 🤭

Berat emang jadi Gendebai di sini, udah nolongin orang, dimaki-maki rasis pulak. Tapi ia menghadapi dengan bijak, tanpa membalas kelakuan Harry Pope. Diagnosis yang kutangkap adalah Si Harry ini lagi halu, mungkin karena kurang piknik. 🤣
Nggak sia-sia kayaknya kalau ditonton ulang, karena akting para aktornya bagus-bagus. Aku mungkin mau nonton lagi, terlewat memahami ending saat Roald Dahl yang diperankan Ralph Fiennes memberikan kata-kata penutup. Oh ya, film ini tayang di Netflix.
(Foto dari internet)



