Setapak jalan kupijaki di tengah terik mentari
membumi di pematang yang jauh
kutemukan liku sedangkan aku terdiam
dengan hati yang lebam
di pertengahan jalan itu kutemui dirimu
layu dimakan waktu
diteguknya air rindu
hilangkan dahaga lagi kepayahan
di lembah rasa ini kau kembali hadir
beri kenangan
singgah warnai sang mentari
sebelum sang jingga beri keteduhan
cinta pernah tumbuh disini
asin dan amis bercampur satu
singgahmu sungguhkan perjalananku
taklukkan gunung yang katanya tertinggi
kasih pernah terpupuk disini
tumbuh bersama pohonpohon pinus dan jati
luka pernah singgah disini
saat kudapati dirimu tak bersamaku lagi
Leuwidamar, 20 Desember 2022



