Kami berangkat selepas Maghrib, dan ketika sampai lokasi, ternyata warung seblaknya ramai dikunjungi muda-mudi. Maklum, sedang libur panjang sekolah, mungkin gabut di rumah akhirnya jajan seblak.
Sehubungan seblak prasmanan, maka kami memilih sendiri menu dan topingnya. Sedangkan tea jus menjadi minuman yang cocok untuk menemani makan seblak kami.

“Udah lama kita ga makan bareng kaya gini,” ungkap Hasinah, dari Fakultas Pendidikan.
“Rasa seblaknya juga ga berubah, ya. Masih enak kaya biasanya,” tutur Elina, dari Jurusan Sejarah.

Kami berbincang-bincang tentang semua kegiatan dan keseruan selama KKN, hampir satu jam lebih kami berada di warung seblak, sehingga tak terasa hari semakin gelap. Tepat jam sembilan malam, kami memutuskan untuk pulang namun tidak lupa mendokumentasikan pertemuan.




keren banget kak temen-temen KKN nya🤩 ditunggu tulisan selanjutnya Kak Fajri!👏🏼
Mantap tulisannya kak fajri, gak kalah mantap sama cita rasa seblak