Tempat ini seluas 3000 meter persegi ditumbuhi pohon rambutan, durian, dan jambu bol. Selama covid-19 digunakan untuk kelas-kelas terbuka. Hampir sama dengan areal Rumah Dunia, komunitas literasi yang saya kelola di Serang-Banten.

Kami disambut tuan rumah dengan ramah. Makanan kampung dihidangkan, termasuk durian. Hari ini kami makan durian sudah cukup banyak.

Kami betah di sini. Apalagi ketika tuan rumah bercerita tentang suka-dukanya mengelola Omah Sinau Gesang Creative Space. Berkisah tentang perlakuan aparat desa yang menganggap mereka sebagai pesaing.
Tetap semangat.
Gol A Gong



Halaman: 1 2

