Saat ini masyarakat Indonesia menghadapi tantangan pada tingkatan literasi yang ke-2. Masyarakat Indonesia masih memiliki akses yang terbatas kepada bahan bacaan. Menurut UNESCO angka ideal terhadap akses bahan bacaan adalah satu orang mengakses 3 buku
per tahun.

Sedang kondisi di Indonesia rasio ketersediaan buku dengan jumlah masyarakat adalah 1 buku dibaca oleh 90 orang (Kajian PILM Perpustakaan Nasional RI, 2020).

