Daniel Mahendra dan Rudi Rustiadi bergantian menyetir. Saya tertidur di kursi tengah. Kursi belakang penuh dengan barang kami; koper, dus berisi buku, dan segala macam souvenir. Mestinya titik pertama Safari Pansela di Probolinggo. Tapi pihak Probolinggo memutuskan membatalkan kegiatan secara sepihak ketika kami sudah di perjalanan menuju kota pertama, Kuningan.

Sekitar pukul 23.00 WIB, kami tiba di Jember. Kota kenangan Daniel Mahendra. Masa SMP dan SMA-nya di Jember. Bahkan cinta monyetnya di sini. Kami check in di hotel Dafam Fortuna, hotel yang sama ketika Safari Literasi Jawa-Bali-NTB-NTT tahun 2022 lalu. Tapi tahun lalu namanya Meotel Jember.

Aku dan Rudi langsung tertidur, tapi Daniel keluar hotel menemui teman-teman lamanya. Aku harus bangun di sepertiga malam, menyiapkan materi tentang cara berpikir kreatif dan produktif di era REvolusi Industri 5.0. Ini tentang AI (Artificial Intelligence) dan IoT (Internet of Things).


