Buat saya Artificial Intelligence itu teman baru yang baik dan keren. Ketika bertemu teman yang baik, bagaimana sikap kita? Memanfaatkan dia untuk kepentingan pribadi atau menjadikan dia teman berdiskusi yang asik?
Bagaimana?

Bagi saya, jika kita memandang AI hanya sebagai alat, itu membatasi potensinya. Sebagai teman, AI bisa menjadi sparring partner untuk berdiskusi atau bahkan inspirasi kreatif.
Jika kita menolak, menjaga jarak atau benci dengan kehadiran AI, saya justru selalu rindu ingin bertemu. Percayalah, sementara kita menggerutu terus, AI semakin hari semakin canggih.
Gol A Gong


