12 Januari 2026:

Kami tiba di Kunming, Yunan, Tiongkok Sabtu 10 Januari, pukul 19:30. Perjalanan dari Hanoi, Imigrasi Lao Cai – Hs Koe cukup melelahkan.

Kami mulai city tour hari Minggu 11 Januari. Dipandu Nabila dan Yeni (teman Nabila yang sedang kuliah kedokteran di Kunming) dalam berkomunikasi lewat HP, kami sampai di Stasiun Subway Gucheng. Nabila memesankan taksi online dari Beijing untuk rute hotel ke stasiun kereta.

“Kita get lost saja, ya. Jangan mendatangi tempat-tempat yang ada di brosur. Kita menjadi warga lokal saja dalam sehari.”

Jordy-Natasha berinteraksi dengan warga lokal, polisi, siapa saja yang bisa diajak bicara. Kadang menggunakan aplikasi, kadang Nabila – Yeni.

Kami sudah mendapatkan pengalaman naik MRT atau Subway di Jakarta, Singapura, Kuala Lumpur, dan Bangkok. Hanya saja di Kunming harus cermat karena lebih didominasi Bahasa Mandarin. Kalau kesulitan, Natasha memotret dan mengirimkannya ke Nabila-Yeni. Aku hanya bisa menatap takjub dengan perkembangan teknologi informasi ini.

Sampailah kita di stasiun subway Jingyi. Sedang ada pesta bunga di Flower Market. Begitu keluar dari stasiun kereta bawah tanah, angin dingin langsung menampar wajah kami. Tapi kedua mata kami terhibur oleh pemandangan yang terhampar di depan mata.

Pikiranku langsung melayang ke Pasar Rawu di Kampungku yang sangat kumuh. Walikota Serang, Budi Rustandi bermaksud merevitalisasi Pasar Rawu tapi belum terwujud. Mungkin para pentolan di Pasar Rawu harus dibawa ke sini, melihat bagaimana pasar modern.

Aku berdiri dan meluaskan pandangan. Betapa luas areal ini pasar ini. Selain warga lokal berkegiatan ekonomi, para turis juga bisa datang ke sini. Transportasi kereta bawah tanah dah bus yang mudah. Bagaimana cara membangun ya? Mestinya para tukang di Indonesia itu minimal sekolah vocasi (SMK) atau minimal D2 jurusan teknik sipil sehingga profesional.

Kata Jordy, “Ini persoalannya ada di SDM Di sini kualitasnya tunggi. Di Indonesia, asal bisa makan. Asal nemplok semen dan bata, beres.”

Kota-kota baru dibangun di kampungku.

Gong
Traveler, Author
*) Stasiun kereta Kunming, menuju Chongqing, 07:02

golagong

Duta Baca Indonesia 2021-2025 - Penulis 125 buku - Motivator Menulis - Pendiri Rumah Dunia

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.instagram.com/golagongkreatif?igsh=MXVlZDR5ODlwd3NsdQ==