Setelah diresmikan pada Senin 9 Mei 2021 dengan anggara Rp. 2,5 milyar, Banten kini memiliki stadion bertaraf internasional. Tidak semua kota memiliki itu. Sekarang harus dipikirkan kelanjutannya apa dan bagaimana. KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia, PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia), dan PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) Provinsi Banten harus duduk membicarakan masa depan BIS. Akan diisi kegiatan apa nantinya?


Awas, jangan sampai di BIS itu ke depan lebih meriah dengan kegiatan budayanya sehingga yang berperan aktif adalah Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Perindustrian dan Perdagangan! Sementara Dinas Pemuda dan Olahraga mandul! Kemudian masyarakat Banten datang ke BIS itu untuk menonton parade pajang mulud, pertunjukan musik, pertemuan akbar sebuah partai bukan untuk melihat event olahraga bertarafinternasional.


