Sementara, IGAK Satrya Wibawa berharap para peserta dan juga warga negara Indonesia yang ada di Singapura dapat mengembangkan bakat dalam menulis. “Misalnya seperti kegiatan saat ini. Saya berharap komunitas menulis di Singapura dapat terus aktif berkarya,” ujarnya. “Semoga bisa menggantikan Gol A Gong ke depannya. Saya pembaca karya-karya Gol A Gong.”

Di sisi lain, Indra Gunawan berharap bahwa kerja sama antara SIP Publishing, KBRI Singapura, Komunitas Menulis di Singapura, dan pekerja Migran di Singapura bisa berlanjut. “Bahkan, kami siap bekerja sama untuk mempublish karya-karya para penulis di Singapura,” katanya.

Terkait SIP Publishing, Indra mengatakan bahwa perusahaannya tersebut telah menerbitkan lebih dari 2.500 judul buku. SIP telah banyak bekerja sama dengan komunitas, sekolah, kampus, dan instansi di dalam negeri untuk mengadakan pelatihan dan penerbitan buku. “Kerja sama dengan KBRI Singapura merupakan kerja sama internasional yang pertama,” kata Indra.

Indra mengatakan, bahwa kerja sama skala internasional dengan KBRI Singapura adalah awal bagi SIP Publishing untuk lebih maju. Dia berharap setelah kerja sama di Singapura, ada kerja sama lagi dengan negara lain. “Bagi yang ingin lebih tau tentang SIP Publishing, bisa melihat info lengkapnya di website www.sippublishing.co.id atau Instagram @sippublishing,” katanya.



