Saat anak anak Kelas 10 Keperawatan A melihat Syaiful Bethan, wajah mereka berseri. Setelah memberikan penjelasan singkat, Syaiful Bethan langsung mempraktikkan cara membuat film pendek dari satu kelompok yang telah siap dengan ceritanya .


Setelah pengarahan singkat, masing-masing posisi telah ditetapkan, tinggal diarahkan seperti apa tugas sutradara, kameramen, dan juga pencatat adegan serta para pemain.


Dalam pembuatan film pendek ini melibatkan seluruh kelas untuk bisa ambil bagian. Syuting tak selalu berjalan mulus karena proses seperti ini adalah hal baru bagi siswa-siswi SMK Sura Dewa. Namun dunia pendidikan hari ini memiliki tuntutan, bahwa pendidik maupun peserta didik mesti mampu beradaptasi pada dunia digital hari ini. Diantaranya yang berkaitan dengan videographer atau karya digital lain seperti film pendek.

Kemampuan akting yang masih belum memadai tetap diupayakan oleh para pemeran untuk mau belajar. Setelah lebih dari satu jam akhirnya proses syuting dengan cerita yang sederhana selesai dibuat. Dan jam pulang sekolah mulai terdengar dari pengumuman guru piket.


Setelahnya, Ria sebagai ketua kelompok dan juga pemeran dalam film pendek tersebut, bertukar janji untuk meneruskan belajar editing dengan abang Syaiful. (Zaeni Boli)



