Di Meja Makan kali ini saya ingin memajang foto-foto saat saya dan Tias Tatanka sarapan, berpose dengan latar belakang gedung tertinggi Burj Khalifa serta kisah di baliknya.

Sungguh suasana yang tidak bisa saya lukiskan. Kota sebesar Dubai, di jalan protokolnya banyak kita jumpai cafe-cafe terbuka di pinggir jalan. Pagi yang tidak dipenuhi suara bising kendaraan.

Semua orang tidak tergesa-gesa Normal-normal saja. Tentu berbeda dengan suasana di Pasar Tanah Abang, yang macet dan semrawut.

Tapi kadang jika sedang di luar negeri sering muncul kerinduan suasana semrawut dengan teriakan-teriakan konektur dan bunyi klakson mobil-motor.


