Alhamdulillah, walaupun tidak sampai sekelas penerjemah “asli”, dan Tata Bahasa Inggris “resmi” tidak pernah aku kuasai, tapi aku bisa berkomunikasi dengan cukup lancar di bahasa yang sebagian besar siswa dan mahasiswa takuti ketika sekolah dan kuliah dulu. Dan aku sempat dipercaya untuk menerjemahkan beberapa tulisan Gol A Gong di blognya, walaupun sangat jauh dari dibilang bagus dan baik.

Dan puncaknya, adalah momen di mana seorang temanku datang ke rumahku dan berlangsunglah “dialog lima belas juta”, seperti di tulisanku tiga hari yang lalu.
Sudah aku buktikan, bahwa uang yang aku keluarkan sebanyak lima belas juta rupiah kembali lagi, bahkan dalam jumlah yang besar.*



